9 Rekor Vinales Yang Tak Bisa Dipecahkan Marquez

loading...

Haloo sobat media2give^^ Kali ini Saya akan berbagi info tentang 9 Rekor Vinales Yang Tak Bisa Dipecahkan Marquez.Rider yang lahir di Figueres,Spanyol ini memulai balapan sejak usia 3 tahun lewat kompetisi Minimoto,sebelum akhirnya beralih ke Motocross.Tahun 2002 dia mengikuti Catalonian 50cc Championship sampai menuai sukses beberapa musim kemudian di ajang 70cc “Metrakit”.Vinales makin terasah bakatnya kala tampil di Catalonian 125cc Championship 2007-2008.

Mediterranean Trophy mampu dia dapatkan setelah menjuarai lomba tersebut.Karir professionalnya di bangun semenjak tahun 2011.Vinales masuk ke kelas Moto3,satu tim dengan Sergio Gadea.Dia pernah terlibat duel sengit dengan Johann Zarco di kelas 125cc,tepatnya saat berebut posisi ke 3 di GP Estoril 2011.Sayangnya Vinales kalah tipis dengan gap 0.002 dari Zarco dan kehilangan podium di race itu.Di GP Le Mans Maverick melakukan pertarungan panjang dengan Nicolas Terol.

Terol membuat kesalahan di 2 tikungan terakhir dan membuat Vinales melewatinya untuk finish dengan jarak 0.048 detik.Kemenangan itu menorehkan rekor membanggakan karena Vinales baru berusia 16 tahun 123 hari.Kesuksesan itu mencatatkan namanya sebagai rider termuda ke 3 yang bisa menang race setelah Redding dan Marco Melandri.Waktu itu Maverick menggunakan motor Aprilia.

2 tahun berselang,Vinales meraih titel pertamanya di kelas Moto3,tepatnya pada tahun 2013.Dia lalu pindah ke kelas Moto2 di musim 2014.Hebatnya,di tahun perdananya tampil di kelas Moto2,Vinales langsung menempati posisi 3 klasemen akhir.Potensi yang dia miliki mendorongnya untuk selalu kompetitif sepanjang musim.4 kemenangan dan 9 kali podium adalah bukti bagaimana hebatnya kemampuan Vinales.

Bakat spesial Vinales rupanya telah tercium oleh Tim Suzuki yang akan Comeback ke MotoGP pada 2015.Sosok Vinales dianggap sebagai pilihan yang pas untuk mengisi posisi pembalap di Suzuki Ecstar.Benar saja,strategi Suzuki berhasil untuk menggaet Vinales.Maverick menyetujui tawaran kontrak untuk menjadi pembalap Suzuki dan pada September 2014 Vinales secara resmi mengumumkan diri bergabung dengan Suzuki untuk tampil di MotoGP 2015.

Dorna membuat regulasi konsesi yang dapat membantu Tim Pabrikan khusus seperti Suzuki untuk mengembangkan motor.Inilah alasan utama kenapa Vinales bersedia bergabung dengan Suzuki.Konsesi cukup membantu bagi Vinales.Performa motor sedikit demi sedikit mengalami peningkatan.Sayangnya Suzuki tak bisa terus mempertahankan Vinales,sebab di akhir 2016,Jorge Lorenzo pindah ke Ducati.Yamaha mencari pengganti Lorenzo dan Vinales masuk dalam target Yamaha.

Setelah bernegosisasi,Vinales setuju bergabung ke Yamaha.Memang di sayangkan,di satu sisi Suzuki berharap Vinales bertahan untuk membantu tim ini maju dan meraih mimpi menjadi Rider Legenda Suzuki.Namun Vinales punya pertimbangan lain,mencari Tim yang memiliki motor lebih kompetitif.Akhirnya Vinales masuk ke tim Movistar Yamaha,sekaligus berpartner dengan Valentino Rossi.Sejak pindah ke Yamaha,publik langsung mengaitkan Vinales dan Marquez.

Duel kedua Rider muda ini sangat di nanti,bahkan sampai ada yang menjuluki Battle Vinales Vs Marquez seperti Alien Vs Predator.Anehnya dalam 1 musim,duel ini tak pernah terjadi seru.Di awal 2017 Marquez sedikit bermasalah dengan motornya,sementara Vinales mampu unjuk gigi.Hingga paruh musim Vinales bercokol di puncak klasemen.Tapi sesuatu terjadi pada YZR-M1 di paruh musim ke 2.

Ban menjadi problem serius yang menghambat Vinales.Penampilan Vinales perlahan-lahan drop,kontras dengan Marquez yang terus membaik dan memenangkan banyak race.Mereka tak punya momen pertarungan yang Epic karena ketika salah satunya sedang On Fire,satunya lagi bermasalah.Kejadian ini membuat publik belum bisa menyaksikan duel mati-matian Alien93 VS Predator25.Nama Vinales sudah diprediksi bakalan menjadi ancaman berarti untuk Marquez.

Usia mereka sama-sama masih muda.Soal prestasi,Marquez boleh bangga karena hasil yang dia capai hingga sekarang terbilang fantastis.Tapi Vinales tak boleh di remehkan.Dia telah merasakan berjuang dengan motor Suzuki dan Yamaha.Sementara Marquez ketika naik kelas ke MotoGP langsung berada di tim mapan Honda Repsol.Bicara soal rekor,Marquez adalah rajanya.Sederet rekor pernah dia buat di MotoGP.

Namun taukah kalian bahwa Vinales berhasil membuat banyak rekor hebat yang tidak bisa disamai Marquez di usia mudanya.Apa saja itu?

9 Rekor Vinales Yang Melebihi Marquez :

1. Rookie of the Year di Pabrikan Non Unggulan

Marquez memperoleh gelar Rookie of the Year 2013 saat usianya 20 tahun.Vinales pun mendapat gelar yang sama di usia yang sama pula seperti Marquez.Perbedaannya adalah Vinales tampil dengan tim Suzuki yang tidak di unggulkan,sebab musim 2015 merupakan tahun pertama mereka kembali ke MotoGP setelah mundur dari MotoGP pada 2012 yang lalu.

Sedangkan Marquez memperoleh gelar Rookie of the Year itu di tim Honda Repsol yang memiliki motor terbaik di tahun itu.Apalagi RC213V yang digunakan Marc sudah dilengkapi teknologi SSG.Jadi gelar Rookie terbaik Vinales lebih sudah didapat,karena dia memakai Suzuki.

2. Mengulang Sejarah Podium 3 Untuk Suzuki

Pengembangan Suzuki yang mengalami progress positif membuahkan hasil yang manis.Dengan motor yang telah meningkat kemampuannya,Vinales lebih bisa bersaing di musim 2016.Vinales memecahkan puasa podium yang sangat lama tim Suzuki.Tim ini terakhir kali mendapat podium 3 lewat torehan Loris Capirossi di GP Brno 2008.Setelah itu hingga akhir 2011,Suzuki tak pernah mencicipi podium lagi.

Vinales mengulang prestasi itu di GP Le Mans 2016,dimana dia finish di posisi ke 3.Hal ini tidak dilakukan Marquez,karena Honda Repsol terakhir menang di 2012 saat Stoner juara pada GP Valencia.Kemenangan berikutnya dibuat Marquez di Laguna Seca 2013.Artinya selang waktunya cuma sebentar.Beda halnya dengan apa yang dibuat Vinales.Dia menjadikan Suzuki yang selama 7 tahun tak bisa dapat podium,akhirnya bisa memperoleh podium juga.

3. Menorehkan Kemenangan Perdana Di Suzuki

Sinyal positif karena ada Vinales di Suzuki berlanjut,kali ini lebih luar biasa.Saat GP Silverstone 2017,tanpa disangka Vinales mampu mempersembahkan kemenangan pertama bagi Suzuki sejak kembali ke MotoGP musim 2015.Kemenangan terakhir sebelumnya dibuat Chris Vermeulen di GP Le Mans 2007.

Vinales sukses memecahkan rekor baru,usai 8 tahun Suzuki tak merasakan jadi juara seri.Sekali lagi,ini adalah rekor yang melebihi apa yang dibuat Marquez bersama Honda.Marquez belum teruji bisa membuat motor yang lama tak juara kemudian bisa memenangi balapan kembali.

4. Menang Di Seri Perdana Dengan Tim Baru

GP Losail 2017 membuktikan betapa cepatnya Vinales beradaptasi bersama tim baru setelah dia setahun membalap di Suzuki.Tidak banyak Rider yang bisa langsung menang di debut perdananya ketika pindah ke tim lain.Dalam sejarah MotoGP cuma 2 orang yang pernah melakukannya : Valentino Rossi menang di GP Welkom 2004 (Honda » Yamaha).

Casey Stoner menang di GP Losail 2011 (Ducati » Honda).Vinales juga menyamai rekor Rossi yang bisa menang di seri pertama bersama Yamaha setelah pindah dari tim lain.Marquez belum pindah tim dan tak pernah menorehkan prestasi ini sehingga Vinales lebih unggul untuk rekor menang di debut perdana dengan tim baru.

5. Rider MotoGP Ke 4 Yang Juara Seri di Yamaha & Suzuki

Juara di 2 Pabrikan berbeda adalah prestasi istimewa.Rossi bahkan belum pernah menang dengan motor Suzuki,apalagi Marquez.Tapi Vinales berhasil menciptakan rekor ini.Sebelum Vinales,ada 3 Rider yang bisa menang race bersama Suzuki dan Yamaha.

Mereka adalah Barry Sheene,Randy Mamola dan Jack Middleburg.Vinales menjadi Rider ke 4 yang bisa mengulangi kesuksesan Rider Suzuki/Yamaha di era lampau.Vinales juga mencatatkan diri sebagai satu-satunya Rider era millenium yang dapat menang di Pabrikan Suzuki dan Yamaha.

6. Rider Ke 6 Yang Menang Race di 2 Pabrikan Berbeda

Berdasarkan statistik data MotoGP,terdapat 6 pembalap yang mampu juara dengan 2 Pabrikan berbeda.Siapa saja mereka? Rider tersebut adalah Max Biaggi (Honda dan Yamaha),Valentino Rossi (Honda dan Yamaha),Andrea Dovizioso (Honda dan Ducati),Casey Stoner (Ducati dan Honda) serta Maverick Vinales (Suzuki dan Yamaha).

Nama Marquez tidak masuk dalam rekor ini karena kemenangan yang didapat Marquez selalu bersama kubu Honda.Ini membuktikan kalau Vinales punya potensi untuk melebihi Marquez.

7. Menang Beruntun di 2 Seri Awal MotoGP (Debut Perdana)

Di musim 2017 Vinales menjuarai 2 seri awal MotoGP (GP Losail dan GP Argentina).Marquez juga sebenarnya pernah menang hingga 2 kali beruntun pada tahun 2014 (GP Losail dan GP Austin).Tapi Vinales mendapatkan kemenangan itu di tahun pertamanya dengan Tim Pabrikan (Yamaha).

Sementara Marquez baru bisa 2 kali menjuarai race awal MotoGP pada tahun ke 2 nya bersama Honda (2014).Marquez belum bisa menyamai rekor Vinales yang satu ini.Mungkin Marquez bisa membuat rekor serupa jika dia pindah ke tim lain dan melakukan pencapaian yang sama seperti tahun 2014.

8. Rider Termuda Yang Juara Seri Di 2 Pabrikan Berbeda

Kemenangan Vinales di GP Losail 2017 menempatkan namanya sebagai pembalap termuda ke 2 sepanjang sejarah Grandprix yang bisa menjuarai balapan dengan 2 motor berbeda.Saat Vinales mencetak rekor ini,usianya baru 22 tahun 2 bulan dan 14 hari.Sebelum Vinales,ada nama Mike Hailwood yang juga pernah menang menggunakan 2 motor berbeda (Norton dan MV Agusta) di usia sangat muda.

Karena Marquez belum mencoba motor lain,rekor Vinales ini pun masih belum tergoyahkan.Rossi sendiri punyai prestasi yang sama dengan Vinales,namun usianya waktu itu sedikit lebih tua dari Vinales sehingga tak masuk 2 besar Rider termuda yang menang race di 2 Pabrikan berbeda.

9. Rider Termuda Yang Meraih Pole Position Di Semua Kelas

Marquez memang sering menorehkan Pole Position di MotoGP.Kombinasi motor yang kompetitif dan skills balap ekstrim,membuat Marc sangat kencang ketika melahap lap demi lap.Di Sesi kualifikasi Marquez berkali-kali mencatat waktu tercepat hingga mendapat Pole Position.Namun beda ceritanya dengan Vinales.

Pole Position GP Le Mans 2013 [MOTO3]

Pole Position GP Aragon 2014 [MOTO2]

Pole Position GP Losail 2017 [MOTOGP]

Meski Vinales tak punya raihan Pole Position sebanyak Marquez,namun dilihat dari umur ternyata Vinales lebih cepat membuat rekor menakjubkan,mampu Pole Position di semua kelas.Vinales adalah Rider termuda yang bisa meraih Pole Position di 3 kelas berbeda (Moto3,Moto2 dan MotoGP).Bahkan dia mencapai semua itu di usia yang lebih muda dari Marquez.

loading...

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*