Ternyata Lorenzo Sosok Pembalap Yang Mudah Menangis

loading...

Haloo sobat media2give^^ Kali ini Saya akan membahas informasi tentang Jorge Lorenzo.Yap,Ternyata Lorenzo Sosok Pembalap Yang Mudah Menangis.Wah,padahal kelihatannya dia itu orang yang percaya diri ya,malahan ada yang menyebutnya arogan juga.Kok bisa Lorenzo jadi mudah nangis? apakah dikit-dikit nangis? hehehe… Lorenzo adalah salah satu pembalap yang pernah dimiliki Yamaha dan kini tengah membuktikan diri tetap kompetitif bersama tim lainnya,Ducati.

Kecintaan Lorenzo pada balapan sudah terlihat sejak lama,jauh sebelum menjalani karir sebagai pembalap MotoGP.Lorenzo sempat mengikuti 50cc Caja Madrid Copa Aprilia 1997.Tampilan Lorenzo sangat nyentrik dengan tatanan rambut ala anak punk.Dia nyaris saja tidak boleh ikut kompetisi karena umurnya baru 10 tahun,padahal peserta lomba di wajibkan minimal berusia 12 tahun.Chico sang ayah Lorenzo kemudian datang ke panitia agar mengijinkan Lorenzo ikut balapan karena mereka sudah jauh-jauh datang dari Mallorca.

Akhirnya Lorenzo di perbolehkan tampil di balapan.Tak diduga balapan itu di saksikan oleh Dani Amatriain,manajer Tim Derbi.Dani memperhatikan ada bakat terpendam dan hasrat tinggi dari cara Lorenzo membawa motor.Chico yang mengetahui hal itu berinisiatif menunjukkan video aksi balap anaknya yang selalu dia rekam pada Dani.Dani tertarik pada cara balap Jorge.Menurutnya,Lorenzo punya skills yang bagus untuk anak seusianya.Akhirnya Dani dan Lorenzo bertemu di Barcelona untuk membicarakan kontrak kerjasama.

Ya,Lorenzo di rekrut menjadi pembalap Tim Derbi kelas 125cc.Di depan bosnya Lorenzo bersikap santai,petentang petenteng,mungkin karena dia waktu itu masih kecil hehehe… Lorenzo memulai debutnya di Jerez pada bulai Mei.Dia tidak ikut 2 race awal karena umurnya belum 15 tahun.Lorenzo harus menjalani cek kesehatan sebelum ikut race perdananya karena di sesi Private Test,Lorenzo mengalami insiden pada lengannya dan terpaksa melakukan penyembuhan agar dapat ikut di balapan Jerez.

Ketika di interview soal bagaimana kepribadian Lorenzo,Chico menjelaskan bahwa Lorenzo itu tipe orang yang tidak suka kalah,bahkan jika kalah balapan dia bisa menangis.Menurut sang ayah,Lorenzo adalah pribadi yang tak kenal kompromi,perfeksionis dan banyak menuntut.Makanya jangan heran ya kenapa kadang di race Lorenzo itu sering frustasi dan marah-marah hahaha… Soalnya itu sifat bawaan dari lahir.Yah,contohnya aja tuh di GP Argentina,Desmosedici GP17 di banting sama Jorge hehehe…

Yang jelas kalau ada sesuatu yang tidak sesuai harapan Jorge,dia bisa ngamuk tuh.Dan meskipun Lorenzo emosian,dia itu pria yang perasa juga rupanya.Di momen tertentu,hati Jorge gampang tersentuh lalu nangis deh ujung-ujungnya hahaha… Mau senang,mau susah,mau depresi,Lorenzo pernah mengungkapkannya dengan cara menangis.Jangan kaget ya,cowok kok dikit-dikit suka nangis sih? Ya memang begitulah Lorenzo.Mau bukti kalau Lorenzo itu mudah menangis? Nih simak aja ulasan berikut ini^^

1. European Championsip 2001

Tahun 2001 Lorenzo sudah punya rival sengit,si Rider Italy yang dijuluki Nice Guy di MotoGP.Dialah Andrea Dovizioso yang kini mulai di perhitungkan di jajaran Top Rider MotoGP.Jadi sebenarnya rival abadi Lorenzo itu bukan Rossi,tapi Dovizioso.Soalnya Dovizioso itu melawan Lorenzo sejak mereka masih kecil sampai sekarang pun tetap bersaing,malahan di tim yang sama.Nah,pada 2001 Lorenzo masuk di Tim Honda Faccioli Racing 125cc.

Umur Lorenzo masih 14 tahun waktu ikut ajang ini.Dalam salah satu race,Lorenzo berada di depan dan di ikuti Dovizioso.Lorenzo tidak sadar sedang di kuntit.Saat Last Corner di Last Lap,Lorenzo menengok belakang.Dovizioso langsung menyalipnya dan mengalahkan Lorenzo.Jorge pun kecewa berat karena mengira bakalan menang balapan.Walaupun tetap dapat podium,wajah Lorenzo cemberut dan dia menangis karena kalah duel.

2. Sepang 2007

Lorenzo terlihat senang ketika akan turun di GP 250cc Sepang 2007.Dia sedang memimpin klasemen,satu tingkat di atas Dovizioso.Lorenzo cuma butuh 5 point agar bisa juara dunia jika Dovizioso menang di race itu.Ketika balapan,Dovizioso melawan Lorenzo dengan sengit.Mereka terlibat adu Slipstreams.Situasi duel itu di manfaatkan Rider KTM,Hiroshi Aoyama,Mika Kallio dan Hector Barbera untuk mendekat.

Terciptalah grup yang terdiri dari 5 pembalap yang berebut posisi terdepan.Pertarungan berlangsung sampai 2 tikungan terakhir pada Last Lap.Kallio memaksa Dovizioso melebar sampai tercecer ke belakang.Lorenzo akhirnya menang race dan membuat selebrasi unik.Dia memakai baju petinju berwarna emas,lengkap dengan sarung tinjunya.Di Parc Ferme Lorenzo berteriak-teriak sambil menangis.Tubuhnya bercucuran keringat karena emosi yang tak tertahankan lagi.

3. Catalunya 2008

Lorenzo terpaksa absen dari GP Catalunya 2008 karena mengalami cidera serius.Saat sedang menjalani Free Practice 2,Lorenzo Highside ketika kehilangan kendali bagian depan motor di tikungan 11 (2 tikungan jelang Finish Line) Lap 5.Lorenzo jatuh pada kecepatan 130 km/jam,menyebabkan luka di jari keempat dan kelima dari tangan kanannya.Jorge juga menderita pengikisan Extensor Tendon.

Selain itu,Crash berdampak pula pada trauma kepala,karena Lorenzo sempat pingsan setelah Crash.Melalui pemeriksaan neurologi menggunakan CAT Scan dan MRI Scan,dokter mengkonfirmasi bahwa Lorenzo tidak bisa ikut race dan membutuhkan istirahat panjang.Akibat kejadian ini Lorenzo merasa terpukul,sebab itu adalah tahun pertamanya di MotoGP.Lorenzo pun menangis sedih menahan rasa kecewa usai cidera dan terkapar di gravel.

4. Sepang 2010

GP Sepang 2010,tempat yang tepat untuk merayakan kesuksesan Lorenzo menjadi juara dunia dengan syarat dia hanya perlu finish di urutan ke 9.Walaupun tidak punya beban berat,Lorenzo tampil ngotot sepanjang lomba.Mengawali start dari Pole Position,Jorge melesat maju kedepan.Namun di Lap 8 Dovisioso mampu melewatinya setelah manuver overtakenya berhasil.Tekanan dari Dovizioso tak mampu di bendung Lorenzo sehingga membuatnya melebar ketika menikung ke kanan yang akhirnya di manfaatkan Dovizioso.

Lorenzo makin mundur posisinya usai di salip Rossi yang tampil ganas.Sampai balapan selesai,Lorenzo tetap bertahan di urutan 3.Sementara Rossi keluar sebagai pemenang.Dengan koleksi 313 poin,Lorenzo resmi mendapatkan gelar pertamanya di MotoGP.Saking senangnya,Lorenzo sampai menangis waktu melakukan selebrasi.Bahkan dia sampai tidak menanggapi ajakan Spies untuk bersalaman.Tangisan itu adalah bentuk luapan emosi bahagia Lorenzo.

5. Assen 2013

Di sesi latihan hari kamis jelang GP Assen 2013,Lorenzo mengalami Crash,tepat di tikungan 13.Tulang selangka kirinya patah.Dokter mengatakan bahwa bentuk tulang selangka Lorenzo sudah tidak seperti asli lagi.Dokter memutuskan untuk membuat implan.Lorenzo segera di bawa ke rumah sakit di Barcelona menggunakan jet pribadi milik Dorna.Kamis jam 9 malam Lorenzo tiba di Groningen Airport ditemani Albert,Hector,Dr Michele Zasa dan Wilco.2 jam lebih perjalanan,Lorenzo sampai di rumah sakit Catalunya.

Lorenzo dibius sebelum dilakukan proses operasi.Setelah terbangun dari anestesi,Lorenzo kelelahan tapi dia bilang ingin ke Assen.Jum’at jam 3 sore Lorenzo sudah di Groningen dan 3 jam kemudian dia sampai di Assen.Sabtu jam 8.30 Lorenzo melakukan cek kesehatan dan ngotot ikut balapan.Perjuangan luar biasa Lorenzo membuahkan hasil.Meski dalam balapan dia tidak mampu naik podium,tapi bisa selesai di urutan 5 adalah prestasi hebat.Seteah race Lorenzo menangis senang sekaligus kesakitan.Para kru dan temannya memberikan support atas mental pantang menyerah Jorge.

6. Valencia 2015

Race kontroversial di Valencia 2015,menghadirkan banyak opini soal kemenangan Lorenzo.Anehnya,ketika Lorenzo juara dunia,publik lebih sibuk memperhatikan aksi luar biasa Rossi yang start dari posisi 26 dan finish di urutan 4.Lorenzo tidak peduli dengan apa yang terjadi.Dia terus fokus membalap.Lorenzo malahan tidak mau melihat Pit Board saking tegangnya.Saat bendera finish berkibar,kelegaan datang di hati Jorge.Di Podium,emosi Lorenzo meledak di sertai tangisan dan perasaan terharu karena bisa memperoleh titel juara dunia kembali.

“Saya mengambil bendera dan sangat terharu.Biasanya Saya tidak pernah menangis,tapi kali ini Saya tak bisa menahannya.Saya lupa menyapa penggemar dan terus menangis di podium,mengingat betapa sulitnya meraih gelar ini,kata Lorenzo pada stasiun TV Telecinco.”

7. FIM MotoGP Awards 2015

MotoGP akhir musim selalu di tutup dengan acara Ceremony yang bertajuk FIM MotoGP Awards.Acara itu dibuat untuk memberikan penghargaan pada Rider sesuai dengan kategori prestasi yang telah di tentukan,misalnya Rookie Rider,Rider terbaik dan Rider posisi 1-3 klasemen kelas Moto3 hingga MotoGP.Lorenzo menerima trophy yang ukurannya besar serta memakai medali yang di kalungkan di leher.

Tiba-tiba saja dia menangis,mungkin karena senang.Momen di Fira de Valencia itu menjadi bukti bahwa Lorenzo adalah pembalap pertama yang mampu menggoyahkan dominasi Marquez sejak datang pada 2013.Sayangnya,di atas panggung FIM MotoGP Awards,Lorenzo belum bisa melupakan konfliknya dengan Rossi.Dia mengeluarkan statement bahwa tahun itu adalah kesempatan terakhir bagi Rossi untuk juara dunia.Komentar ini memicu reaksi negatif dari banyak penikmat MotoGP.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*