Pasang Surut Hubungan Rossi & Lorenzo : Gladiator Vs Spartan

loading...

Haloo sobat media2give^^ Pada kesempatan ini Saya mau mengulas informasi menarik tentang Rossi dan Lorenzo.Yap,lebih tepatnya mengenai Pasang Surut Hubungan Rossi & Lorenzo : Gladiator Vs Spartan.Kenapa Saya sebut Rossi sebagai Gladiator dan Lorenzo sebagai Spartan? Rossi maupun Lorenzo memiliki mental seorang petarung dan tidak pernah menyerah.Keduanya menggunakan Riding Style yang sama-sama halus dan rapi.

Keduanya juga punya motivasi ekstra,terbukti saat Rossi dan Lorenzo mengalami cidera parah.Lorenzo Crash hebat di tahun 2013 dan patah tulang selangka.Tapi dia masih ngotot ikut balapan di GP Assen.Perjuangannya tidak mudah,meski tidak bisa menembus podium,tapi apresiasi datang dari banyak pihak.Rossi juga pernah patah tulang kering ketika Crash di Free Practice 2 Mugello 2010.Dia absen 3 seri untuk menjalani operasi dan pemulihan.

Rossi balik lagi mengaspal di GP Sachsenring.Dalam kondisi yang masih sakit,Rossi terus berusaha menampilkan seluruh skillsnya.Duel habis-habisan melawan Stoner di suguhkan The Doctor.Walaupun di ujung race Rossi kalah,namun aksi overtake dan keberaniannya patut di acungi jempol,sebab dia baru saja membalap setelah cidera lama.Inilah alasan utama kenapa Saya ibaratkan Rossi seperti Gladiator dan Lorenzo seperti Spartan.

Gladiator merupakan petarung professional di jaman Romawi kuno.Gladiator biasanya berasal dari tawanan perang/orang-orang bebas yang tertarik untuk bertarung.Mereka akan bertarung sesama Gladiator dan tak jarang pula menghadapi binatang buas.Pertarungan itu adalah bentuk dari hiburan.Sama dengan Rossi yang senang berduel di lintasan,punya mental baja dan mengalahkan lawan-lawan tangguh.

Beda dengan Gladiator lain yang umumnya bertarung untuk kesenangan,Rossi ini bertarung untuk meruntuhkan kejayaan sang kaisar.Siapa itu? Pembalap MotoGP berjuluk The Roman Emperor (Kaisar romawi),dialah Max Biaggi sang pengoleksi 4 titel juara dunia kelas 250cc.Sejak ada Rossi,kepopuleran Biaggi memang perlahan meredup,tersaingi oleh keganasan Rossi si Gladiator muda.Strength and honor! What We do in life, echoes in eternity!

Begitulah semboyan Gladiator bernomer 46 ini.Sedangkan Lorenzo yang asalnya dari Spanyol,cocok jika di sebut Spartan.Kenapa harus Spartan? Spartan adalah kaum bebas yang tidak mau di tundukkan oleh kekuasaan Xerxes.Leonidas,pemimpin dari Spartan menolak bertekuk lutut di hadapan Xerxes.Spartan berjuang membela tanah air mereka.

Hanya dengan 300 orang,Spartan berhasil mengalahkan ribuan tentara Xerxes dari golongan penyihir,pasukan Barbar,tentara gajah dan antek-antek lainnya.Spartans never retreat! Spartans never surrender! Pas dan klop dengan Lorenzo yang tak pernah takut melawan siapapun.Siap membuktikan diri sebagai yang terkuat di MotoGP dan mencari kejayaan untuk dirinya dan para fansnya.Yamaha dalam masalah besar ketika menyatukan 2 pejuang ini dalam satu tim.

Rossi dan Lorenzo jelas punya ego dan ambisi tinggi.Tidak ada yang mau di nomor duakan.Masing-masing merasa dialah pejuang sejati untuk Yamaha dan pantas diberi penghormatan lebih.Akibatnya,konflik internal sering terjadi di Yamaha.Selalu saja melibatkan nama Rossi dan Lorenzo.Tapi biarpun begitu,2 pribadi yang memiliki karakter kuat ini telah menyumbangkan prestasi berharga untuk tim.

7 gelar juara dunia (Rossi 4 kali,Lorenzo 3 kali) di satu Pabrikan yang sama adalah rekor yang tak mampu di buat pesaing Yamaha seperti Honda dan Ducati.Hubungan yang terjalin sesama pembalap dengan status rekan dan partner satu tim pun sempat pasang surut.Kadang damai kadang muncul friksi.Itulah yang terjadi dalam 9 tahun kerjasama Rossi dan Lorenzo di Yamaha.

Untuk lebih memahami drama-drama yang terjadi pada hubungan Rossi dan Lorenzo,mari kita ingat kembali momen-momen itu.Momen dimana ada saling respeck,mulai tidak cocok sampai timbul perpecahan dan akhirnya berpisah.

Pasang Surut Hubungan Rossi & Lorenzo

2008 ∼ Rossi Dan Lorenzo Masih Damai

Awalnya Rossi sempat menolak Yamaha merekrut Lorenzo.Karena Jorge masih muda dan bisa jadi pesaing berat untuk Rossi.Namun setelah Lorenzo di kontrak,Rossi mencoba memahami posisinya sebagai partner dari Jorge.Saling respek masih terlihat antara keduanya di podium.Belum ada tanda-tanda akan terjadi masalah.Apalagi Lorenzo sering Crash dan bukan jadi rival utama Rossi.

2009 ∼ Berusaha Tetap Damai

Rossi dan Lorenzo masih sering menyapa satu sama lain untuk memberikan support.Bulan September di GP Sepang Lorenzo datang ke depan Parc Ferme untuk memberikan selamat atas kemenangan Rossi.Jabat tangan mereka menandai baiknya hubungan yang terjalin.Rasa saling menghargai belum memudar.

“Menurutku dia (Rossi) adalah orang besar di olahraga ini dan terus semakin besar namanya.Dia menang banyak balapan dengan kapasitas mentalnya.Dia pantas mendapat respek Kami,kata Lorenzo.”

2010 ∼ Mulai Tidak Nyaman

Lorenzo makin kompetitif dan jadi ancaman berarti untuk Rossi.Rossi menuding Lorenzo sengaja mengcopy settingan motornya agar bisa menang.Tahun 2009 antara Paddock mereka terdapat sekat.Sengaja dibuat untuk melindungi properti intelektual,sebab Rossi dan Lorenzo menggunakan ban berbeda (Michelin dan Bridgestone).

Sayangnya dinding pembatas itu menginspirasi Rossi untuk memisahkan “area kekuasaannya” di Pit dengan wilayah Lorenzo.Rossi pun meminta pembatas itu dipasang lagi pada 2010 dan tidak mau berbagi data dengan Lorenzo.

2011 & 2012 ∼ Hubungan Netral

Cidera fatal di Mugello menyebabkan Rossi absen selama 4 seri.Sedangkan Lorenzo mulai berubah lebih bagus dan menjadi juara dunia di musim 2010.Mengetahui Yamaha lebih mengutamakan Lorenzo,Rossi pun pergi ke Ducati.

Di Ducati Rossi sulit berkembang.Tidak pernah ada duel seru antara Rossi Vs Lorenzo.Rossi bukan lawan berarti untuk Jorge di tahun ini.Hubungan mereka membaik,meskipun jarang bertemu.

2013 ∼ Rossi Pasrah Jadi Rider Ke 2

Sebuah penyesalan Rossi ketika Comeback ke Yamaha tahun 2013 adalah karena dia membuat kesalahan besar dengan pindah ke Ducati yang malah memperburuk karirnya.Dan saat Rossi balik lagi,posisinya ada dibawah Lorenzo sebagai rider utama Yamaha.Semua pengembangan YZR-M1 mengacu pada style Lorenzo.Namun Rossi tetap memberikan respek pada Jorge bila dia menang race.Hubungan mereka baik-baik saja.

“Ketika kembali di 2013 Saya tau harus menunjukkan respek pada semua orang,juga untuk Jorge yang sudah jadi nomor 1 di Yamaha.Hubungan Kami tetap OK,kata Rossi.”

2014 ∼ Masih Suasana Damai

Dari seri pertama hingga lebih dari paruh musim,hubungan Rossi dan Lorenzo nampak tidak ada konflik.Orang-orang justru mengharapkan mereka bekerjasama melawan dominasi Marquez yang unggul teknologi.

Yamaha kesulitan menandingi Marquez karena belum menggunakan SSG.Tidak ada problem yang mengusik kubu Yamaha.Situasi kundusif terjaga di Pit.

2015 ∼ Lorenzo & Rossi Bermusuhan

MISANO 2015

Pada sesi kualifikasi GP Misano 2015,Rossi tengah memperhatikan board dan melambatkan motor.Di belakangnya ada Lorenzo tengah memacu kencang motor.Rossi tidak tau bila sedang di Racing Line yang akan di lalui Jorge.Lorenzo marah dan menuding Rossi sengaja menghalangi lajunya.Rossi di kenai Penalty 1 poin oleh Race Director.

“Saya minta maaf,itu sebuah kesalahan.Saya sedang melihat layar untuk memastikan apakah bisa mencoba 1 lap lagi.Ketika sadar Jorge di belakangku,Saya berusaha keluar dari Line,tapi malah memberinya masalah,kata Rossi.”

ARAGON 2015

Sampai seri ke 9 Rossi berhasil menang 3 kali,sementara Lorenzo juara race 4 kali.Mereka sering berjabat tangan dan mengucapkan selamat bila salah satu dari mereka menang.Rossi yang selalu membuka sapaan terlebih dahulu,seperti mencolek Jorge,berkata Hai atau menepuk lengan Lorenzo.

Masalah baru timbul di sesi Warm Up GP Aragon.Semua pembalap berganti motor karena cuaca diperkirakan berubah.Lorenzo ingin keluar Pit,tiba-tiba Rossi datang dan seolah mau berhenti di depan Lorenzo.Jorge kesal karena merasa Rossi ingin mengganggunya,bahkan membentak Rossi dengan keras.

PHILLIP ISLAND 2015

Kejadian jatuhnya Marquez di GP Argentina dan GP Assen 2015 membawa dampak negatif pada Fairplay di MotoGP.Marquez tidak konsisten membalap seperti tahun sebelumnya.Dia Crash hingga 5 kali dalam satu musim,sampai membuat peluang mengejar gelar juara dunia hilang.

Tapi bukan itu yang mengerikan,melainkan rasa tidak terima Marquez ketika 3 kali kalah duel dari Rossi.Marquez menyusun rencana baru “apapun yang terjadi Rossi tidak boleh juara dunia.” Di GP Phillip Island Marquez menunjukkannya.Dia sengaja melambat saat melihat Rossi berada di belakangnya.Dia ingin agar Lorenzo di depan dan jaraknya menjauh dan tidak di dekati Rossi.

PRESS CONFERENCE

Saat sesi Press Conference jelang GP Sepang,Rossi mengungkapkan kejadian yang dia rasakan di Phillip Island.Rossi secara terang-terangan menyebut jika Marquez ingin membantu Lorenzo menang.Rossi melihat data Lap Time Marc dan membandingkannya dari Lap ke Lap.Dengan pace yang tinggi,Marquez tak lebih cepat dari Lorenzo? Aneh,itu berarti Marc sengaja melambat di race.

“Marquez akan terus mencoba untuk membantu Lorenzo,kata Rossi.”

AFTER PRESS CONFERENCE

Saat sesi untuk Press Conference telah selesai,Rossi di interview wartawan.Dia mengeluarkan komentar lain tentang Marquez.Menurutnya,Marc itu masih bersifat kekanak-kanakan dan tak bisa menerima kekalahan.

“Marquez masih dendam pada Saya atas kejadian di Argentina dan Belanda.Sejak saat itu dia marah.Dia seperti anak-anak,kata Rossi.”

SEPANG 2015

Karena di tuduh membantu Lorenzo,Marquez tambah emosi.Dia makin menjadi-jadi di GP Sepang 2015.Masih dengan cara yang sama,membiarkan Lorenzo melewatinya dan menahan Rossi dan mempermainkannya dalam waktu lama agar tidak fokus mengejar Lorenzo.Di Sepang,aksi overtake Rossi Vs Marquez sangat intens terjadi.

Setiap kali di salip,Marquez balas overtake secara agresif.Rossi merespon perilaku Marc hingga berakhir pada Sepang Clash.Rossi bisa naik podium ke 3.Di atas podium,Lorenzo menunjukkan gestur menghina Rossi.Ketika Rossi mengangkat trophy,Lorenzo mengarahkan jempol ke bawah.Saat selebrasi pun,Lorenzo enggan merayakannya dan memilih masuk ke Pit.Insiden itu dikenal dengan Lorenzo’s Thumb Down.

2016 ∼ Launching YZR-M1 Baru

Jeda panjang di akhir musim 2015 setelah kompetisi berakhir membuat Rossi dan Lorenzo tak pernah bertemu lagi.Tapi saat Yamaha melaunching motor terbarunya untuk musim 2016,disitulah Rossi dan Lorenzo untuk pertama kalinya di awal musim bertatap muka.Uniknya,Rossi dan Lorenzo saling berjabat tangan.Namun sepertinya itu hanya sekedar formalitas/tidak sepenuh hati.Konflik tetap ada,tapi di momen tertentu tidak boleh di tampakkan demi professionalitas.

“Kami harus kuat dan menyampingkan masalah pribadi.Jorge adalah rekan Saya selama beberapa tahun.Kami harus bekerjasama dan professional.Jika suasananya baik,itu lebih bagus,kata Rossi.”

2016 ∼ Qatar (Hubungan Panas Lagi)

Belum lama momen jabat tangan berlalu,konflik baru hadir kembali.Ini membuktikan panasnya hubungan Rossi dan Lorenzo belum reda.Di sesi Free Practice 4,Lorenzo keluar Pit dan menghalangi jalur Rossi.Insiden ini menyebabkan Rossi start dari posisi ke 5.

Sementara Lorenzo sendiri meraih Pole Position.Lorenzo menolak di anggap menghalangi.Dari sudut pandangnya,semua pembalap akan melakukan hal yang sama ketika keluar Pit Lane.Mungkin ini adalah aksi balasan Lorenzo pada ulah Rossi di Misano 2015.

2016 ∼ Misano (Lorenzo Adu Mulut)

Entah kenapa di Misano selalu saja ada friksi antara Rossi dan Lorenzo.Setelah di halangi di Free Practice 4 Losail,Rossi membalas.Kali ini di lakukan di Misano.Rossi mengovertake Lorenzo secara agresif,namun bersih.Lorenzo tak terima di salip dengan cara itu.Setelah race mereka debat keras.

“Itu adalah overtake agresif.Menurut pendapatku dia sedikit terlalu memaksa.Dia seharusnya menunggu di tikungan lain yang lebih aman.Tapi itulah gayanya.Dia selalu menyela saat Saya bicara,tanpa menunggu gilirannya.kata Lorenzo.”

2016 ∼ Aragon (Mulai Ada Respek)

GP Aragon 2016,hal aneh namun di tunggu akhirnya datang.Lorenzo dan Rossi mau saling respek.Di balapan itu Lorenzo menempati podium 2 dan Rossi ke 3.Momen spesial terjadi di saat mereka menyemprotkan sampanye usai acara pemberian trophy di podium.

Rossi mulanya memilih menyemprotkan sampanye ke kru Yamaha di bawah podium.Namun ketika kembali ke podium,dia berpapasan dengan Jorge.Rossi mengajak Lorenzo tos sampanye.Mereka masih malu-malu berbincang,hanya berani sekedar tos saja.

2016 ∼ Sepang (Mau Bersalaman)

Sinyal positif di Aragon berlanjut.Di GP Sepang 2016 Rossi dan Lorenzo sama-sama dapat podium.Di atas podium Rossi sedang menaruh helmnya.Tak lama kemudian Lorenzo lewat,tanpa menengok ke arahnya.

Rossi yang melihat itu langsung menepuk lengan Jorge.Lorenzo membalas respek Rossi.Bahkan Rossi juga mengajak jabat tangan yang di terima Lorenzo dengan senang.

2016 ∼ Akhir Tahun Konflik Selesai?

Lorenzo sudah memikirkan matang-matang keputusannya untuk pindah tim.Selain ingin mencari tantangan baru,Lorenzo juga berharap bisa menyelesaikan konfliknya dengan Rossi.Selama ini mereka sulit akur di satu tim yang sama.Perpisahan ini pasti membawa dampak baik,sebab mereka bisa bersaing sehat di lintasan.

“Saya pikir ini pilihan yang baik karena Kami telah sama-sama belajar.Sebelumnya,Kami berada di tim yang sama dan salah satu dari Kami harus finish di depan yang lainnya,kata Lorenzo.”

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*