[Video] Konfigurasi Mesin MotoGP & Perbedaan Suaranya

loading...

Haloo sobat media2give^^ kali ini Saya akan membahas informasi unik tentang MotoGP,yaitu [Video] Konfigurasi Mesin MotoGP & Perbedaan Suaranya.Yap,semua pecinta MotoGP pasti tau betapa krusialnya mesin pada sebuah motor balap.Mesin adalah komponen penting yang tidak bisa di hilangkan karena mesin lah penghasil tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan motor.Bisa dibilang mesin ini sama saja seperti sumber energi bagi motor.

Agar dapat bekerja maksimal,mesin memerlukan dukungan dari komponen lainnya,misalnya saja sistem elektronik yang canggih.Harga sebuah mesin di MotoGP sangat mahal.Konon sebongkah mesin saja milik Honda bisa mencapai 3 Milliar harganya.Woww!! Bukan main harganya ya.MotoGP berbeda dari ajang balap Superbike.Semua Part,komponen dan mesin di MotoGP dibuat sendiri,tidak di produksi massal dan hanya dipakai untuk kepentingan balap.

Lain dengan mesin pada Superbike yang dibuat pabrikan dan bisa dibeli karena memang di produksi dalam jumlah besar.Karena mesin MotoGP tidak di produksi banyak,maka detail dan bagian mesin sangat di perhatikan.Setiap bagiannya di bentuk menggunakan bahan berkualitas tinggi.Setiap Factory Team diberikan jatah 5 buah mesin per musim kompetisi.Berdasar regulasi Dorna,bagi Tim Pabrikan tidak di perbolehkan mengembangkan mesin ketika kompetisi berjalan.

Oleh karena itu sekali di pilih,mesin langsung di segel,tidak bisa di otak-atik lagi.Kinerja mesin dapat di ukur melalui Data Telemetri.Mesin yang dipakai untuk MotoGP dapat dibagi menjadi 2 jenis : Screamer dan Big Bang.Perbedaan keduanya terletak pada sistem pengapian di 4 piston/silindernya.Pola pengapian Screamer lebih merata pada setiap silinder.Ini berdampak pada tenaga yang dihasilkan.

Tenaganya cukup besar namun membuat motor menjadi liar.Sementara Big Bang mempunyai jeda saat terjadinya pembakaran piston.Jeda ini membantu ban mendapatkan grip yang baik sehingga tetap stabil di tikungan.Secara garis besar,mesin juga dapat di bedakan menurut konfigurasinya.Di MotoGP ada 3 jenis konfigurasi mesin yang sering dipakai,yaitu In-Line Engine,V90° Engine dan L4 Engine.

1. In-Line Engine

Mesin In-Line adalah mesin yang menggunakan konfigurasi 4 silinder segaris dengan Crossplane Crankshaft.Crossplane Crankshaft berfungsi membantu kinerja silinder untuk menyalurkan tenaga secara terus menerus tanpa jeda.Pada dasarnya mesin In-Line membutuhkan jeda antar pembakaran masing-masing piston.Jeda ini memberikan waktu istirahat sementara pada mesin sehingga dapat menghasilkan torsi merata,baik di putaran bawah,tengah dan atas.

Getaran juga akan terasa pada 3 putaran tersebut.Namun untuk menghindari delay yang terlalu lama,di pasanglah Crossplane Crankshaft pada mesin agar motor lebih bertenaga.In-Line Engine bekerja dengan gerakan piston dimana jika salah satu piston berada di titik mati bawah,maka 2 piston lainnya akan bergerak ke titik mati atas sebagai bentuk dari kompresi.

Di MotoGP ada 2 tim yang memilih  In-Line Engine yaitu Yamaha dan Suzuki.Performa mesin ini cukup bagus dan biaya pengembangannya relatif lebih murah dibanding konfigurasi mesin lain.Di tambah juga dengan upgrade yang mudah,menjadikan mesin ini selalu di pakai Yamaha/Suzuki untuk balapan.

2. V4 Engine

Tahun 1986 mesin Triple-shaft hadir kembali dengan bentuk yang lebih kaku dan presisi.Mesin ini cukup unik dan disebut pengamat balap sebagai “Screamer”.Mick Doohan adalah yang pertama kali mengujinya di GP Sepang dan ternyata berhasil menjadi juara seri tersebut.Kemenangan ini sangat berkesan karena mesin Honda NSR500 waktu itu dikenal susah di kendalikan saat Wet Race.

Tahun 2002 ada perubahan regulasi dengan mengganti mesin 2tak 500cc menjadi 4tak 990cc.Honda memakai konfigurasi mesin V5 untuk RC211V milik Rossi.Mesin V5 terdapat 5 silinder dengan 3 di bagian depan dan 2 di belakang.Konfigurasi ini sukses membawa Rossi meraih banyak kemenangan.Tahun 2007 mesin dibatasi hanya 800cc.Ini membuat Honda mesti melakukan modifikasi pada Engine.

Tidak seperti In-Line Engine yang mudah dikecilkan kubikasinya,ternyata V5 Engine sulit di buat jadi kecil.Untuk itu akhirnya Honda mengganti V5 dengan V4 yang memiliki jumlah silinder lebih sedikit (4 silinder).Jadi V4 sebetulnya adalah versi lain dari V Engine.Ciri mesin ini adalah output tenaga yang sangat powerfull sehingga Top End Power dapat maksimal.

3. L4 Engine

Mesin ini mirip dengan V Engine,hanya saja konstruksinya lebih mengarah ke sudut 90° sehingga nampak seperti huruf “L”.Oleh sebab itu mesin ini dinamai L Engine.Versi yang dipakai di MotoGP sekarang adalah L4 Engine atau sering disebut juga 90°V Engine.Ducati merupakan Pabrikan yang setia menggunakan mesin L4.L4 Engine diklaim punya balance yang seimbang jika dibandingkan dengan mesin I4.

Selain itu L4 dapat menghasilkan tenaga lebih besar.Pada motor Ducati,mesin L4 berperan ganda,sebagai pemasok tenaga dan sasis.Meski bisa menciptakan power super besar,rupanya L4 Engine memiliki sejumlah kelemahan.Konfigurasi L4 cenderung menghabiskan ruang pada tata letak penempatannya di motor.Ini di karenakan bentuk L4 Engine yang besar dan melintang.

Akibatnya,jarak sumbu roda jadi lebih panjang dan mempengaruhi manuver Ducati yang kurang baik di tikungan.Namun ada kelebihan yang tidak bisa di sampingkan pada mesin L4,yaitu distribusi berat.Jika menggunakan L4,distribusi berat secara keseluruhan lebih merata.Ini membuat keseimbangan motor terjaga saat motor di pacu pada lintasan lurus panjang.

Taukah kalian bahwa tiap mesin mempunyai ciri khas suara yang berbeda? Yap,bahkan mesin yang sama akan lain bunyinya untuk masing-masing motor.Perbedaan suara mesin ini terbentuk karena perbedaan faktor kemiringan silinder dan sudut yang terbentuk pada 2 silinder berbeda serta derajat Firing Order.Yamaha yang memakai In-Line Engine,suara mesinnya terdengar halus,tidak berisik.

Sementara Suzuki mengeluarkan bunyi mesin yang agak kencang,tapi masih serupa dengan suara mesin Yamaha.Honda adalah yang paling garang suara mesinnya.Bunyi mesinnya seperti pukulan kencang yang muncul dari gerakan piston di dalam mesin.Ducati pun lain bunyi mesinnya.

Bila di dengar,ada seperti sedikit suara mesin 2tak tapi lebih bertenaga.Motor KTM dan Aprilia pun menghasilkan bunyi unik,sekalipun mesinnya V4,rupanya bunyinya tidak sama dengan Honda.Mau tau bagaimana perbedaan suara mesin ini? Silahkan tonton video berikut ini ^^

Perbedaan Suara Mesin MotoGP

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*