Trik Rossi Atasi Power Ducati Di Depan Garis Finish

loading...

Haloo sobat media2give^^ Kali ini Saya akan membahas informasi mengenai Trik Rossi Atasi Power Ducati Di Depan Garis Finish.Valentino Rossi,rider MotoGP yang masih di anggap hebat ini tak pernah tergantikan di hati para penikmat balap.Di usianya yang sudah menginjak 38 tahun,Rossi nyatanya tetap bisa meraih juara seri,walaupun tidak sebanyak dulu.Kemenangan Rossi di raih dengan berbagai Pabrikan motor,salah satunya Yamaha.Di MotoGP Yamaha di kenal selalu kalah power dari 2 kompetitor beratnya.

Namun Rossi membutikan bahwa di MotoGP power bukanlah segalanya.Dia mampu mengalahkan motor yang tenaganya jauh lebih besar.Rossi mengandalkan Late Braking,Balance dan Speed Cornering untuk mengejar ketertinggalan di trek lurus.Dia di kenal sebagai rider yang punya Racing Line rapi.Ternyata rapi/tidaknya cara balap juga mempengaruhi seberapa cepat pembalap melahap lap per lap.Itu yang di jadikan senjata andalan Rossi ketika berhadapan dengan Ducati.

Duel Rossi Vs Ducati sudah berlangsung lama,tapi makin menarik ketika era Stoner berjaya tahun 2007.Waktu itu Rossi susah payah mengejar Stoner yang sangat kencang.Perlu kalian ketahui bahwa Ducati adalah motor yang paling kencang di MotoGP.Uniknya,Desmosedici di bangun dengan mesin yang halus.Ducati bisa menghasilkan tenaga lebih dari 230 hp dan 17000 rpm.Tidak ada yang bisa menyalip Ducati di lintasan lurus panjang.

Di MotoGP ada beberapa trek yang memiliki trek lurus panjang seperti Mugello (Straight 1.141 m),Austin,Losail,Catalunya dan Termas de Rio Hondo.Di Free Practice Qatar 2016 saja YZR-M1 Rossi hanya tembus sampai 344 km/jam.Tapi Ducati Iannone mampu mencapai Top Speed 351 km/jam.Yamaha rata-rata selalu tertinggal 7-10 km/jam di lintasan lurus.Bisa di bayangkan bagaimana susahnya melawan power sebesar itu.Tapi Ducati punya masalah di tikungan lambat/tikungan setelah Straight panjang.

Torsi di putaran rendah dan tengah Ducati justru kurang bertenaga.Padahal ini di perlukan saat akselerasi keluar tikungan.Ducati juga kesulitan melewati tikungan Hairpin dan Chicane yang Radius Corner-nya sempit,dimana biasanya mesin berputar di rpm rendah dan tengah.Disitulah Rossi menunjukkan kehebatan M1-nya untuk melawan Ducati.Rossi tau akselerasi Yamaha bagus saat Exit Corner dan bisa masuk tikungan dengan halus.

Semakin banyak tikungan lambat atau tikungan berubah arah cepat,Rossi akan mampu menyaingi tenaga Ducati.Jadi tidak heran jika di trek lurus gap Ducati dan Yamaha menjauh,tapi di tikungan giliran Yamaha yang bisa memangkas gap dari Ducati.Saat yang paling menegangkan ketika Rossi Vs Ducati adalah di Last Lap yang mana setelah tikungan terakhir ada lintasan lurus yang panjang.

Yamaha bisa saja di bantai oleh power Ducati,namun uniknya dalam duel melawan Desmosedici,Rossi tidak pernah kalah saat adu kencang di depan garis finish.Rossi mampu unggul sangat tipis seperti hampir di overtake,tapi hasil akhirnya dia yang menang race.Beberapa bukti duel ketat Rossi Vs Ducati pernah terjadi dan Rossi menunjukkan caranya agar tidak bisa di lewati di detik-detik akhir menuju Finish Line.Rossi memaksimalkan tiap tikungan cepat yang jadi keunggulan Yamaha agar ada gap dari Ducati.

Gap ini nantinya akan di pangkas Ducati di trek lurus.Jadi Rossi akan berusaha sebisa mungkin membuat jarak,mengambil resiko tinggi dengan segala cara,baik itu Speed Cornering,Sliding ataupun Hard Braking.Dia tau di trek lurus motornya kalah kencang.Cara ini selalu berhasil mengatasi power Ducati.Setidaknya ada 3 momen yang membuktikan keberhasilan strategi Rossi mengalahkan Ducati di depan garis finish.

Momen Rossi Kalahkan Ducati Di Trek Lurus

1. GP Phillip Island 2010

Rossi tidak terlalu bagus saat Start sehingga membuatnya kesulitan mengejar pembalap di baris depan.Tapi perlahan Rossi bisa memperpendek jarak dan mulai menyalip satu per satu lawannya hingga terjadi duel sengit dengan Hayden.Rossi sempat mengambil alih posisi Hayden,namun rider asal Kentucky ini membalasnya pada 3 lap terakhir di Honda Hairpin.

Rossi Vs Hayden (0.038 detik)

Rossi balik menyerang di tikungan yang sama ketika dia di salip.Saat Last Lap Rossi berada di depan Hayden,sedangkan Nicky berusaha menempel Yamaha Rossi.Di trek lurus Hayden mengeluarkan power Ducati GP10.Ajaibnya Rossi bertahan dan tidak sampai di overtake dan menang balapan dengan selisih tipis 0.038 detik dari Hayden.

”Saya menikmati pertarungan dengan Nicky di akhir.Pada beberapa tempat,dia lebih kencang dari Saya.Tapi podium disini sangat penting bagi Saya,jadi Saya tidak mudah menyerah.Ini adalah podium ke 13 Saya dari 14 kali balapan di Phillip Island,kata Rossi.”

2. GP Losail 2015

Race di Losail 2015 adalah salah satu balapan terbaik Rossi karena dia menang dengan sensasional.Itu merupakan kemenangan ke 109 kalinya di Grand Prix.Rossi awalnya bermasalah di awal balapan dan posisinya drop ke urutan 10.Rossi mendorong habis-habisan motornya sampai berada peringkat 4.Mendekati akhir balapan Rossi beraksi melewati Iannone dan Lorenzo.Di depan Ada Dovizioso yang berusaha dia kejar.

Rossi Vs Dovizioso (0.174 detik)

2 lap jelang finish Rossi sukses overtake Dovizioso.Tapi posisinya tidak aman karena Dovizioso terus membuntuti dan menunggu trek lurus untuk menyalip Rossi.Cara Dovizioso berhasil,tapi sayangnya dia melebar di Turn 1.Rossi menggunakan kesempatan itu untuk mengovertake balik.Di lap terakhir,Rossi terus di bayangi GP15 sampai tikungan terakhir dan akhirnya terjadi duel di trek lurus.Rossi ternyata menang dengan gap 0.174 detik dari Dovizioso.

3. GP Assen 2017

GP Assen 2017,lagi-lagi Rossi sukses menjuarai seri ini untuk ke 10 kalinya.Performa apiknya makin fantastis kala di balapan muncul perlawanan ketat dari Petrucci.Tanpa di sangka Petrucci sangat kencang di Assen dan mengancam posisi puncak Rossi sejak lap 17.Di 8 lap tersisa Petrucci secara agresif menekan Rossi hingga pada 5 lap terakhir berhasil mengovertake Rossi.

Rossi Vs Petrucci (0.063 detik)

Namun 2 lap kemudian Rossi membalas Petrucci tepat di Chicane lewat manuver klasik.Rossi mati-matian menutup segala celah agar tidak bisa di lewati Petrucci,sebab di Slow Corner,Petrucci lebih cepat dari Rossi.Rossi memanfaatkan sektor tikungan untuk sedikit menjauh.Di tikungan terakhir Rossi membuka gas sekencang mungkin diikuti Petrucci yang berusaha menyalipnya.Petrucci gagal mengalahkan Rossi yang unggul tipis 0.063 detik darinya.

loading...

2 Comments

  1. sudah banyak makan asam manis di lintasan juga jadi kelebihan Rossi untuk menutupi kelebihan lawannya.. tapi rossi juga pernah kalah tipiiis sama toni elias ya gan,,

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*