Lorenzo Larang Dovizioso Menyalipnya Dengan Gerakan Tangan

Haloo sobat media2give^^ Kali ini Saya bakalan mengulas informasi seputar MotoGP lagi.Hmm,kira-kira info apa ya yang unik? Oiya,ini aja deh.. Lorenzo Larang Dovizioso Menyalipnya Dengan Gerakan Tangan.Jorge Lorenzo,nama rider Spanyol yang Saya yakin kalian tau orangnya hehe.. Yap,Lorenzo ini adalah rider kelas atas yang memiliki skills tinggi.Sejak bergabung dengan Yamaha tahun 2008,dirinya di gadang-gadang akan menjadi rival berat sekaligus partner untuk Valentino Rossi.

Dan benar saja,di tahun ke 3 nya,Lorenzo berhasil merebut titel gelar juara dunia MotoGP dari tangan Rossi.Yamaha cukup berani mengambil resiko tinggi,menduetkan 2 rider yang sama-sama punya ego tinggi,meskipun sebenarnya Lorenzo lebih emosional dari Rossi.Hasilnya fantastis,seperti 2 sisi mata uang yang bertolak belakang.Di satu sisi,Yamaha untung karena kedua ridernya sukses jadi juara dunia,tapi di sisi lainnya konflik internal timbul.

Lorenzo yang merasa tidak kalah hebat dari Rossi ini sering protes ketika Yamaha mementingkan Rossi ketimbang dirinya.Lorenzo terkenal dengan Riding Style yang halus,rapi dalam menikung,tidak suka bermanuver agresif,cepat dan konstan.Biasanya hasil Free Practice dan kualifikasinya relevan dengan yang dia dapat di race.Jika Lorenzo menguasai sesi latihan 1/2/3 dan sesi kualifikasi,kemungkinan besar dia akan jadi juara di balapan itu dan tidak terkejar karena Lorenzo senang cepat-cepat kabur di awal lap.

Sisi emosionalnya bisa membantunya untuk tampil tangguh di race,tapi kadang juga merugikan dirinya sendiri.Salah satu yang cukup mengherankan adalah ketika Lorenzo menunjukkan gestur tidak biasa saat balapan.Ini terjadi di GP Jerez 2012 silam waktu kans Lorenzo terbuka lebar menjadi peraih titel Championship,sebab kala itu Rossi pindah ke Ducati dan bermasalah dengan motornya.Alhasil musuh besarnya hanyalah Stoner dan Pedrosa.

Nah,waktu balapan di sirkuit Jerez,Lorenzo tertangkap kamera melambaikan tangan kirinya ke samping.Saat itu Lorenzo ada di belakang Pedrosa,sementara di belakangnya ada Dovizioso.Rupanya gerakan tangan itu dia tujukan untuk Dovizioso.Tadinya publik mengira Lorenzo meminta maaf pada Dovizioso.Tapi sebelumnya tidak ada overtake agresif yang dia lakukan.Lalu untuk apa dong Lorenzo melambaikan tangan?

Ternyata itu merupakan cara Lorenzo untuk memberi sinyal agar Dovizioso tidak menyalipnya dan mengambil resiko yang mungkin membahayakan Lorenzo.Wah-wah kok Lorenzo ngatur-ngatur gitu ya? Emangnya boleh melarang pembalap lain untuk menyalipnya? Terdengar aneh ya hehehe.. ini kan kompetisi,kalau nggak boleh overtake mending nggak usah balapan aja hahaha… Lorenzo sendiri menjelaskan jika dia sengaja melakukan itu untuk memperingatkan Dovizioso.

“Itu bukan permintaan maaf,tapi peringatan agar Dovizioso menunggu setengah balapan/menjelang akhir race untuk menyusul.Secara teori,Saya membalap untuk titel juara dunia,jadi wajar jika Saya memintanya tidak menyusul dengan kondisi 100%.Yang jelas jangan ambil resiko terlalu besar di awal balapan.Di MotoGP Kami harus belajar mengkalkulasi resiko,kata Lorenzo.”

Kelihatan arogan nggak ya aksi Lorenzo? hehe… Main atur-atur aja tuh,walaupun maksudnya mungkin baik,biar mengurangi resiko Crash.Tapi kalau di pikir lagi,namanya juga balapan,ya jatuh atau tersenggol itu bagian dari resiko profesi mereka.Dovizioso juga pembalap,dia punya hak yang sama untuk menang dan semua rider akan berjuang mati-matian untuk meraih hasil terbaik di race.Lalu gimana ya tanggapan Dovizioso melihat sinyal tangan Lorenzo?

“Ketika Dia menyusul Saya,Saya memberikan jarak agar dia bisa menikung dengan baik.Memberi peringatan mungkin maksudnya baik,tapi tidak ada hal spesial disana,kata Dovizioso.”

Wah,Dovizioso sendiri terkesan tidak terlalu peduli dengan aksi Lorenzo itu hahaha.. Kasian juga ya,yang di peringatin malah nggak peduli,bodo amat yang penting balap hehe.. Ini nih yang bikin Lorenzo kadang tidak di sukai orang.Barangkali memang sudah sifat/karakternya begitu.Lorenzo selalu merasa harus di utamakan,sebab dia ada di tim Pabrikan alias tim utama,sementara Dovizioso waktu itu ada di tim Satelit Yamaha Tech 3.

Di MotoGP tim Satelit itu dananya terbatas dan tidak punya sponsor besar sehingga mengandalkan bantuan tim Pabrikan.Tim Satelit yang ingin turun di MotoGP harus memutar otak supaya bisa mengembangkan motor dengan dana sedikit.Biasanya mereka akan mengorbankan keputusan mencari rider sendiri dan menerima rider titipan sponsor/titipan dari Pabrikan.Jadi jelas ya,tim Satelit itu banyak bergantung dari Pabrikan.

Namun apakah karena alasan tim Satelit itu anak dari Pabrikan bisa di pakai untuk mengatur siapa yang boleh/tidak boleh menyalip rider Pabrikan? Itu terlihat tidak fair,tapi bisa juga terjadi jika pihak manajer tim Pabrikan memintanya,misalnya dengan alasan untuk memberi kesempatan rider Pabrikan mengejar point karena lebih berpeluang jadi juara dunia.Okelah,anggap saja itu boleh,tapi alangkah lebih baiknya kalau di lakukan di race-race jelang akhir kompetisi.Contohnya,Lorenzo lagi bersaing dengan Stoner dan pointnya beda tipis.

Sedangkan race tinggal 2 seri lagi.Nah,di kondisi ini sah saja pihak Pabrikan meminta agar tim Satelit tidak terlalu keras menggangu/ingin mengalahkan Lorenzo demi memudahkan jalannya ke juara dunia.Masalahnya,kejadian Lorenzo memberi Warning itu muncul di Jerez yang notabenya sirkuit di awal-awal musim kompetisi,bukan race-race akhir.Baru mulai bersaing kok minta di mudahkan hehehe…

Lalu bagaimana hasilnya setelah Lorenzo melakukan tindakan itu? Lorenzo finish di posisi 2,Stoner di posisi 1 dan menang race,sementara Dovizioso selesai di urutan 5.Nah,lihat sendiri kan? Sebetulnya tanpa peringatan pun,Dovizioso belum tentu bisa menandingi Yamaha M1 Lorenzo.Jadi Lorenzo seharusnya nggak perlu sampai segitunya melarang-larang Dovizioso.Toh dia nggak bisa juga kan mengejar Stoner,biar nggak di ganggu Dovizioso juga.


SAMSUNG Galaxy On7 - Black

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*