Alasan Wapres JK Tidak Hormat Saat Upacara Di Istana Negara

loading...
Haloo sobat media2give^^ Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi penting tentang Alasan Wapres JK Tidak Hormat Saat Upacara Di Istana Negara.2 hari yang lalu bangsa kita telah merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia yang di peringati dengan upacara bendera.Tapi ternyata ada sebuah peristiwa yang cukup menghebohkan dan banyak dibicarakan di media sosial saat ini terkait dengan upacara bendera tersebut.Jika kalian sempat menyaksikan tayangan Live Upacara Hari Kemerdekaan di Istana Negara mungkin akan langsung sadar dengan peristiwa yang saya maksud ini.

Ya,Di saat pengibaran bendera merah putih yang mana merupakan simbol kebanggaan negri ini,Wapres Jusuf Kalla terlihat tidak hormat dengan mengangkat tangan kanannya seperti yang biasa dilakukan ketika bendera merah putih di kibarkan dan hanya menyanyikan lagu kebangsaan saja.Kejadian ini lantas menyedot perhatian dari para netizen dan menjadi topik pembicaraan yang cukup heboh.Kejadian itu sampai di unggah ke Youtube sehingga pengguna internet sudah banyak yang tau.Dalam benak kita,barangkali juga timbul pertanyaan, kok Pak JK nggak ikutan hormat ya? 


Ada apakah gerangan? Beberapa orang bahkan menganggap sikap yang di tunjukkan Jusuf Kalla tersebut sebagai sikap yang tidak pantas,karena tidak menghormati bendera merah putih yang jelas-jelas adalah bagian dari bangsa ini.Ada juga yang mengatakan apakah Pak JK lupa atau sedang tidak konsentrasi? Hmm,nampaknya semakin banyak saja yang bingung dan sebagian diantaranya kecewa dengan peristiwa ini.Bahkan para pengguna Twitter menanggapinya dengan respon negatif.Kebanyakan mereka mempertanyakan rasa nasionalisme Wapres kita,Jusuf Kalla.Tapi apakah yang dilakukan Pak JK itu salah? 

Jika dilihat,Presiden RI (Jokowi) saja hormat saat bendera di kibarkan,tapi kenapa Jusuf Kalla tidak? Menurut Juru Bicara Wapres,Husain Adbullah,apa yang dilakukan Jusuf Kalla dengan tidak memberi hormat adalah keputusan yang tidak salah.Alasannya adalah karena upacara di Istana Negara di adakan secara militer.Jokowi memang hormat karena menjadi Inspektur Upacara,sehingga untuk menghormati bendera harus mengangkat tangan dan hormat.Dalam protokoler/Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 tahun 1958 Pasal 20 dijelaskan bahwa hadirin yang merupakan warga sipil memberi hormat dengan cara berdiri tegak dan sikap khidmat.

Pasal 20 
Pada waktu upacara penaikan atau penurunan Bendera Kebangsaan, maka semua orang yang hadir memberi hormat dengan berdiri tegak, berdiam diri, sambil menghadapkan muka kepada bendera sampai upacara selesai.

Mereka yang berpakaian seragam dari sesuatu organisasi memberi hormat menurut cara yang telah di tentukan oleh organisasinya itu.

Mereka yang tidak berpakaian seragam, memberi hormat dengan meluruskan lengan kebawah dan melekatkan tapak tangan dengan jari-jari rapat pada paha, sedang semua jenis penutup kepala harus dibuka, kecuali kopiah, ikat kepala, sorban dan kudung atau topi-wanita yang dipakai menurut agama atau adat-kebiasaan.
Peraturan Pemerintah (PP) No. 40 tahun 1958

Sikap Jusuf Kalla yang tidak hormat saat Upacara Bendera ini bukan kali ini saja terjadi.Jauh sebelumnya,Pak JK juga pernah melakukannya saat masih menjadi Wapres di masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.Waktu Upacara tanggal 17 Agustus tahun 2008,Pak JK berdiri di samping kiri Presiden dan tidak hormat saat pengibaran bendera.

Upacara 17 Agustus 2008

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 tahun 1958 Pasal 20 lah yang menjadi dasar kenapa Jusuf Kalla tidak hormat.Jadi artinya yang dilakukan Pak JK itu tidak salah karena sudah jelas sesuai dengan Peraturan Pemerintah.Bila kita melihat jauh ke belakang,apa yang ditunjukkan Jusuf Kalla ini sama persis dengan sikap Mohammad Hatta (Bung Hatta) saat Upacara di tahun 1945.

Lain halnya saat Pak JK menjadi Inspektur Upacara tanggal 10 November 2014.Disitu saat bendera di kibarkan,Jusuf Kalla langsung hormat kepada simbol kebanggaan Indonesia,bendera merah putih.

Upacara 10 November 2011

Sementara berbeda kondisinya saat Upacara di Istana Negara 17 Agustus 2011.Disitu Wapres Boediono memberikan hormat saat bendera berkibar.

Upacara 17 Agustus 2011

Nah dari situ kita bisa menilai bahwa setiap yang dilakukan oleh orang lain,terutama pemimpin negara pasti ada sebabnya.Jika muncul kejadian seperti ini jangan langsung menyalahkan atau menganggap itu tidak pantas.Karena bisa jadi kita sendiri yang belum tau ilmunya dan apa yang memang sudah benar dilakukan.

loading...
loading...

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*