Kasih Sayang Yang Tulus Dari Ibu

loading...
IBU… Ya,ibu adalah wanita yang diciptakan Tuhan untuk menjaga kita semua.Di saat kita terlahir ke dunia,dialah orang pertama yang mengucapkan kata sayang pada kita,membelai tubuh kecil kita dan menimang-nimang kita dengan sayangnya.Ibu adalah orang terindah yang hadir dalam hidupku.Ibu mengajarkanku banyak hal penting di dunia ini.Waktu kecil,semua anak punya rasa ingin tau yang tinggi.Ibulah yang menunjukkan kita tentang indahnya hidup.Ibu memberiku arti untuk hidup bahkan disaat hidup terasa hampa.Coba ingat kembali berapa besar jasa seorang ibu pada anaknya.
Siapa orang yang selalu menangis disaat kita terluka ? Siapa orang yang rela merasa lapar untuk membuat buah hatinya merasakan enaknya makanan ? Siapa orang yang selalu membesarkan hatimu di saat kau sedang terpuruk? Tataplah ibumu,dan rasakanlah betapa besar cinta yang dia berikan padamu.Di kala kau dihina orang,disakiti,di caci,ibu yang akan pertama kali membelamu.Ibu selalu berdoa untuk kebaikanku.Dari umur 4 tahun,aku sudah diajarkan tentang agama untuk bekal hidup kelak saat dewasa nanti.


Masih teringat jelas di otakku ini,bagaimana dulu ibu mengajariku mengaji,mulai dari belajar Iqro’ jilid 1.Teman-temanku saja,di umur segitu belum banyak yang diajari untuk mengaji.Begitupun ketika mulai beranjak SD.Setiap malam,ibu menemaniku belajar bahkan disaat aku merasa malas belajar.Ibu dengan sabar memberikan semangat untukku.Dialah orang yang akan menantikanku pulang dari sekolah,menunggu di depan gerbang sekolah dan memberikan senyuman yang membuat hariku menjadi indah.

Dalam doanya,Ibu selalu meminta pada Allah agar aku menjadi seorang yang baik,berilmu,bermanfaat bagi banyak orang,senangtiasa sehat dan selalu taat beribadah.Waktu SD,di malam hari,Ibu sering menceritakan sebuah dongeng.. terkadang juga ibu menceritakan perjuangannya untuk hidup dulu karena kondisi saat itu tak sebaik sekarang,begitu kata ibu.Kasih sayang ibu sepanjang masa,kasih sayang anak sepanjang galah.Ungkapan itu yang pernah ku pelajari waktu SD.


Rasanya memang benar,aku merasa apa yang kuberikan pada ibu masih jauh dari apa yang ibu berikan padaku.Aku banyak berbuat salah pada ibu yang seringkali tak ku sadari tingkah laku-ku membuat hati ibu menjadi sedih.Karena ibu jugalah tertanam kebaikan dihatiku,hingga aku berusaha menjadi seorang yang taat pada ajaran agama.Disekolah,teman-teman sering melakukan hal-hal yang menurutku tidak baik,salah satunya mencontek.

Aku sendiri bertekad untuk tidak ikut-ikutan melakukannya sampai ada kejadian yang membuatku dimarahi ibu.Kejadiannya berawal gara-gara materi pelajaran hari itu sangat sulit dan tidak aku mengerti.Saat di adakan ulangan,aku khawatir tak bisa mengerjakan dengan baik.Hasilnya,seperti dugaanku.. nilaiku jelek dan aku pulang dengan rasa sedih.Ibu marah padaku setelah tau nilaiku tak bagus.Aku merasa bersalah pada ibu,tapi aku tau ibu memarahiku karena dia sayang padaku dan ingin anaknya berusaha lebih keras lagi agar berhasil.

Di benakku,biarlah aku dapat nilai jelek,yang penting ini hasilku sendiri,bukan seperti teman-teman lain yang nilainya bagus tapi mencontek.Setelah kejadian itu,aku belajar lebih giat sampai bisa.Akhirnya waktu terima rapot,prestasiku lumayan..dapet ranking 10.Ibu merasa senang dan berharap aku belajar lagi dengan tekun agar prestasinya semakin bagus.Kebiasaan itu terulang terus sampai aku SMP dan beranjak SMA.Pernah ada pertanyaan dari teman dekatku tentang kebiasaanku.

 
Dia bertanya,kenapa aku berbuat baik.Aku rasa jawabannya sudah jelas,karena ibu.Aku tak mau menyusahkan ibu dengan perilaku-ku.Ibu sudah berjuang keras bekerja banting tulang untuk menghidupi keluarga,kalau aku jadi anak nakal,betapa besar dosa yang akan aku dapat.Aku punya ibu yang terbaik di hidupku.Aku hanya bisa bersyukur dan berusaha membahagiakan ibu.Dalam doaku,selalu ku mohonkan kesehatan dan umur yang panjang bagi ibu.Ibu adalah segalanya bagiku.

Tanpa ibu aku bukanlah apa-apa sekarang,dan keberhasilan yang aku peroleh tak ada artinya dibanding kasih sayang ibu kepadaku.Hidup cuma sekali,kapan lagi aku bisa membahagiakan ibu kalau bukan sekarang.Pesanku untuk kalian yang membaca ceritaku ini,sayangilah ibu kalian.. dialah satu-satunya yang menjagamu dan memberikan apa yang bisa dia beri demi kebahagiaan anaknya.Jadi,bahagiakanlah ibumu,meskipun kebahagiaan yang kau berikan itu tak akan pernah bisa membalas semua kasih sayang yang diberikan kepadamu.

loading...

8 Comments

  1. hmm, 4 tahun baru mulai diajari berarti dibawah 4 th blm diajari, wah aku jg pas kecil suka didongengkan ibu selesai langsung tidur, masih ingat gak gan apa yg didongengkan ibumu? kalo ingat coba dibikin postingan ceritanya biar para calon ibu bisa dpt referensi dongeng. Kalo dongeng horor dari kakek gak mau takut mimpi buruk hehe…

  2. @Huda Gamu
    sblm 4 tahun aku nggak ingat apa2 gan.. klo pun ada yg di ingat itu juga samar2 gak jelas,jdi mulai diajari mulai 4 tahun,mau masuk TK.Aku wktu mau tidur juga didongengkan ibu,ceritanya ttg si kancil,tpi tdk cuma nyolong timun lho.. krn versi jawa ada banyak,karangan ibu sendiri kyknya hehe.. aku cuma diem dan membayangkan cerita itu lagi terjadi,klo agak penasaran aku suka tanya ini itu,kenapa begini kenapa begitu.Hbis itu baru deh tidur pules.Ntar deh tak ceritain panjang lebar di postingan

  3. kalo dongeng horor kakek mungkin menurutku menyeramkan ttg anak2 nakal yg diculik wewe (sejenis hantu mirip kuntilanak) saat malam bulan purnama karena anak2 tsb gak mau segera pulang berhenti main sebab udah mulai larut malam masih bandel main di luar pinggir hutan lagi mainnya. akhirnya para warga ramai2 pakai obor memasuki hutan mencari anak2 yg hilang dikegelapan malam dg membunyikan kentongan sambil berteriak memanggil nama anak2. akhirnya anak2 tsb ketemu tergantung didahan2 pohon besar. Inti pesan moralnya agar anak2 tidak bandel menurut kata orang tua dan kayaknya dulu jg sering dijadikan cerita dlm film unyil di TVRI aku dulu sempat ketakutan liat film unyil beda banget dg unyil sekarang

  4. @Huda Gamu
    iya tuh,hantunya suka nyolong anak..aku sering dengar dari org2 tua dikampung ttg cerita itu.Klo aku sih gak pernah di takut-takutin gtu,sebab kata orang tuaku klo anak sering ditakuti sama cerita horor ntar gedenya jdi gmpng percaya hal2 mistis dan penakut.Aku lebih sering di dongeng kan cerita yg intinya perjuangan dan semangat hidup gan.Film unyil dulu sama skrng udh jauh ceritanya,lebih asik nonton yg dulu,aku gak takut nontonnya malahan.Entah knp aku merasa tontonan jaman dulu bnyk yg bgus dan berkesan dri tontonan jaman modern saat ini

Leave a Reply to Harum MF Cancel reply

Your email address will not be published.


*